Saturday , 18 November 2017
Sekilas Info

Latar Belakang KSI

SIAPA YANG MENDUKUNG KEAHLIAN DI PROGRAM INI

Program  ini  didukung  oleh  pengajar  tetap  dan  pengajar  tamu  yang  berkualitas internasional, sementara pada mata kuliah tertentu, di dukung oleh para praktisi ahli yang sahih misalnya:

  • Para Doktor dan Profesor dari Universitas Indonesia.
  • Praktisi yang sangat berpengalaman dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan
  • Intelijen  Strategis  (BAIS),  yang  membantu  dalam  kapasitas  sebagai  individu,bukan institusional.
  • Praktisi  yang  berpengalaman  dari  berbagai  institusi  pemerintah  dan  korporasi negara (BUMN) dan swasta.

APAKAH WILAYAH FOKUS KAJIAN STRATEJIK INTELIJEN?

Semua  mata  kuliah  dalam  program  ini  memfokuskan  pengajaran  untuk  menghasilkan lulusan  yang  mampu  berpikir  intelijen  yang  dicirikan  sebagai  tajam,  analitis  dan komprehensif.  Dipadu  dengan  pandangan  yang  visioner,  prediktif  dan  antisipatif, sehingga  mampu  menghadirkan  analisis  early  warning  untuk  setiap  ancaman  yang menghadang  intitusi  negara,  bisnis  maupun  institusi  swasta  lainnya,  atau  bahkan memberikan alternatif jalan keluar dalam mengatasi permasalahan.

BAGAIMANA PENGETAHUAN INTELIJEN BERMANFAAT BAGI ANDA?
Pengetahuan intelijen akan membantu:

  1. Mengidentifikasi,  mempelajari  dan  melakukan  assesment  terhadap  potensi  strategi, kekuatan dan kelemahan organisasi kompetitor/lawan yang eksis maupun yang  berpotensi  mengancam  (negara  atau  luar  negara)  melalui  competitive benchmarking.
  2. Mengembangkan  keahlian  pengumpulan  data  dengan  keahlian  analisis  dan intepretasi.
  3. Menajamkan kemampuan intelijen dan penginderaan.
  4. Memanfaatkan keahlian manajemen pengetahuan/informasi.
  5. Memperlancar perencanaan dan pembuatan keputusan.
  6. Memperkuat early warning dan forecasting dari ancaman-ancaman kompetitif.
  7. Mengendalikan dan mengurangi risiko.
  8. Antisipasi strategi riset dan pengembangan dari kompetitor.
  9. Membuat  pengetahuan  menjadi  menguntungkan  dan  menghindari  overload informasi.
  10. Menghindari blind spots.
  11. Bertindak  lebih  dulu  dibanding  hanya  sekedar  bereaksi  terhadap  aksi lawan/kompetitor.

UNTUK SIAPA PROGRAM INI BERMANFAAT?

  1. Para  Staf  divisi  Intelijen  Negara  seperti  Kejaksaan,  Imigrasi,  Kementerian Pertahanan,  MABES  TNI  dan  POLRI,  Badan  Keuangan  dan  Perbankan, Kementerian  Kehutanan,  bahkan  Kementerian  Kesehatan  serta  KementerianKementerian lainnya termasuk Pemerintah Daerah.
  2. Pimpinan atau Staf dari divisi intelijen  dan keamanan  (atau Litbang)  perusahaan swasta.
  3. CEO (Chief Executive Officers); trainers/konsultan/bisnisman/woman.

Comments are closed.

Scroll To Top